Pengertian vape, apa sih sebenarnya vape itu? Vape adalah nama lain atau sebutan dari rokok elektrik, yaa sekarang para perokok di suguhkan dengan alternative lain untuk merokok selain rokok tembakau tentunya, banyak sumber yang menyebutkan bahwa waluapun vape terlihat memiliki uap yang lebih banyak saat seseorang menghisapnya ketimbang rokok konvensional namun ternyata rokok konvensional masih jauh lebih bahaya ketimbang vape ini karena vape menghasilkan uap dari cairan liquid yang di panaskan sedangkan rokok konvensional berasal dari daun tembakau dan kertas yang di bakar yang kemudian kita hisap, asap lebih bahaya ketimbang uap waluapun tetap saja pada dasarnya kedua duanya tetap akan berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

Vapor atau rokok elektrik ini adalah sebuah device atau perangkat yang memiliki komponen komponen seperti mod, baterai, atomizer. Di dalam atomizer ada yang dinamakan coil atau lilitan dari kawat yang berguna untuk memanaskan kapas yang sudah di teteskan cairan liquid sehingga cairan liquid tersebut akan menguap dan uapnya akan dapat kita hisap seperti rokok. Hasil uap dan rasa yang dikeluarkan itu bisa berbeda beda tergantung dari mod dan baterai yang digunakan serta tergantung dari perhitungan dari volt atau watt baterai dengan hambatan coil yang digunakan, yaaa memang betul sekali untuk mendapatkan uap dan juga rasa yang maksimal banyak sekali factor yang mempengaruhi serta memang ada beberapa perhitungan perhitungan untuk mendapatkan nilai yang optimal agar uap dan rasa dari vape kita lebih nendang.

Sebenarnya riset mendalam tentang rokok elektrik ini belum ada, yang banyak beredar biasanya adalah penelitian penelitian tentang nikotin cair yang ada di dalam liquid saja, padahal tidak semua liquid loh mengandung nikotin cair ada juga liquid yang memang benar benar tidak mengandung nikotin cair sedikitpun karena nikotin cair di dalam liquid hanyalah opsional saja jadi kita bisa memilihnya sendiri apakah ingin menggunakan liquid yang ada kandungan nikotin cairnya atau tidak. Vape ini sendiri muncul sejak tahun 2003 dan jika ada penelitian lagi tentang vape sebaiknya kita perlu memperhatikan sumbernya secara baik baik jangan sampai ada embel embel perusahaan rokok konvensional di dalam penelitian tersebut mengapa? Karena sejak adanya vapor ini semakin banyak sekali yang memilih meninggalkan rokok konvensional dan beralih ke rokok elektrik.

Rokok elektrik atau vape juga memiliki keuntungan yang lebih baik ketimbang rokok konvensional, salah satu contoh kecilnya adalah perbedaan uap dan asap, uap yang di hasilkan rokok elektrik ini memiliki wangi wangian yang terkadang malah menggoda sedangkan rokok konevnsional menghasilkan asap yang bau dan terkadang menganggu orang orang yang ada di sekitarnya. Walaupun demikian tetap harus di tekankan bahwa baik itu rokok konvensional maupun rokok elektrik sebenarnya masih tetap kedua duanya dapat meningkatkan resiko kita terserang penyakit penyakit berbahaya seperti kanker, radang tenggorokan dan lain sebagianya.

Jika kita lihat dari bahan dasar pembuatan cairan liquid yang di gunakan untuk vape maka kita akan menemukan fakta bahwa bahan bahan pembuatan liquid ini terbuat dari mirip dengan pembuatan kue sehingga aman untuk tubuh kita, walauapun memang tidak sepenuhnya aman tapi rokok elektrik atau vape ini bisa dikatakan lebih aman jika kita bandingkan dengan rokok konvensional yang sudah tidak baik untuk kesehatan, bau dari asapnya sangat menganggu orang di sekitar dan juga kita hitung hitung pengeluaran merokok dan ngevape tiap bulanya akan relative lebih murah saat menggunakan vape.